Fenomena Banjir di Indonesia

7:41 AM

ayorenang.com - Indonesia memiliki 4 musim yang artinya pada bulan-bulan tertentu antara bulan november sampai febuari terjadi curah hujan yang cukup tinggi dari tahun ketahun. Curah hujan yang tinggi terjadi kerena pemanasan global yang sudah sedemikian parahnya. Ditambah lagi daerah resapan air yang kurang, berakibat banjir pada daerah-daerah tertentu diseluruh indonesia tidak bisa dihindari. Fenomena yang terjadi, kadang buat anak-anak saat datangnya banjir adalah suatu berkah karena bisa bermain dan berenang bebas. Lain halnya dengan para orang tua yang selalu kawatir jika banjir datang.



Ada banyak hal yang harus diperhatikan buat para orang tua jika anak-anak terpaksa berenang pada genangan banjir:
1.       
            1. Banjir yang datang biasanya membawa bayak sampah yang berarti didalam air banjir terdapat berjuta-juta bakteri berbahaya, penyakit yang biasanya terjadi adalah penyakit kulit dan gatal-gatal. Segera mandi dengan air bersih dengan memakai sabun anti septik.


2. Kesetrum aliran listrik, biasanya saat banjir datang mendadak  listrik belum dimatikan secara terpusat oleh PLN yang mengakibatkan kita lupa akan adanya arus listrik. Matikan aliran listrik segera jika banjir datang mendadak.


3. Resiko tenggelam sangat tinggi buat anak-anak, kerena anak-anak tidak mengetahui posisi got yang tertutup air. Usahakan anak-anak masih tetap dalam pengawasan yang terlihat.

4. selfie atau wisata dadakan, ini merupakan fenomena terbaru yang selalu ramai di datangi warga jika banjir datang.


5. Kurang tidur, banjir membawa sebagian warga dan anak-anak untuk mengungsi di tempat-tempat penampungan. suasana ditempat penampungan kadang tidak bisa membuat orang bisa tidur secara nyenyak.

Kewaspadaan saat banjir datang buat para orang tua adalah hal mutlak yang harus dilakukan dalam mengawasi anak-anaknya. 




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »